Mencoba Mengambil Kesimpulan

AWAL BUDAYA NGA-FEE…..

A Cup CoffeeBudaya nongkrong ternyata bukan hanya milik anak muda masa kini. Di abad 18 Masehi, ngerumpi sambil minum kopi sudah dilakukan kaum borjuis di coffee house. Sama halnya dengan para eksekutif menghabiskan happy hour, kaum borjuis juga membicarakan berbagai hal bersama kolega yang sama-sama berasal dari kelas atas.Kopi sebagai minuman teman ngerumpi memang tidak disangsikan lagi. Bahkan digambarkan lebih memabukkan dari seribu ciuman! “Oh, betapa nikmatnya kopi! Lebih indah dari seribu kecupan, jauh lebih manis dibanding anggur! Aku harus menikmati kopiku” begitu menurut Johann Sevastian Bach (1732) dalam Kaffee-Kantate.Minuman yang tak hanya dinikmati sebagai teman berbincang ini juga teman setia mereka yang harus begadang. Makanya, di akhir abad IX oleh orang Arab minuman ini diberi nama qahwa. Artinya, menjaga agar tak jatuh tidur.

Konon, kopi ditemukan pertama kali oleh seorang penggembala bernama Kaldi. Suatu ketika dia melihat domba piaraannya jadi hiperaktif. Setelah diselidiki ternyata sang domba makan “buah cherry”. Dia kemudian mencoba buah aneh itu. Ternyata nikmat dan menyegarkan. Kejadian ini terjadi di Ethiopia sekitar tahun 850 .

Kopi kemudian menyebar ke Jazirah Arab. Di kawasan yang penduduknya mayoritas muslim ini, kopi dijadikan sebagai pengganti minum anggur, yang dilarang dalam ajaran Islam. Oleh orang Arab benihnya tak disebarkan. Setiap kopi yang keluar dari Arab harus sudah harus dimasak. Namun rahasia ini tak bisa dipendam selamanya. Oleh Baba Budan, kopi dibawa ke Mysore, India. Di seberang lautan itu, dia bertanam kopi.

Cerita tentang kopi kian menarik saat Turki di bawah pemerintahan Ottoman. Saat itu, Sang Sultan membolehkan istri menceraikan suaminya jika sang suami tidak mampu menyediakan kopi setiap harinya!

Di negara yang hingga kini dikenal dengan Turk Kahuesi alias kopi Turki-nya ini juga pertama kali berdiri toko kopi pertama, Kiva Han pada 1475. Di warung-warung kopi inilah orang-orang menemukan teman ngerumpi, sambil mendengarkan musik, melihat tarian, bermain catur, atau mendengar para pencerita. Sehingga tak heran jika warung-warung kopi itu dikenal sebagai “sekolah kebijakan” karena banyak hal yang bisa dipelajari di sana.

Kopi akhirnya menyeberang ke benua Eropa ketika duta besar Turki membawa minuman itu ke Istana Louis XIV di Paris sekitar 1669. Ia menawari sang raja untuk mencobanya. Tapi raja punya pilihan lain, ia justru mengambil cokelat panas. Maklum, kaum Nasrani kala itu menganggapnya sebagai minuman iblis.

Tapi desas-desus tentang minuman yang dibawa oleh umat Islam itu akhirnya dipatahkan oleh Paus Vincent III. “Kopi begitu nikmatnya. Sungguh sayang membiarkan kafir-kafir menggunakannya,” katanya saat mencicipi kopi.

Empat tahun kemudian, coffee house pertama berdiri di Italia dan Inggris pada 1652. Setelah itu, kopi menyebar ke seluruh daratan Eropa dan negara jajahannya, serta Amerika. Dan Indonesia yang ketika itu bernama Hindia Belanda mengenal kopi sekitar 1690.

Kini kopi bukan lagi minuman iblis yang bisa dinikmati golongan tertentu. Kedai kopi pun tak lagi milik kaum borjuis. Di hampir seluruh penjuru tempat di dunia, kita bisa mendapatkan secangkir kopi dengan mudah, asal punya uang. Bahkan di Indonesia, bagi yang tak punya waktu untuk ngopi, ada permen yang mengklaim sebagai permen gantinya ngopi.

anggoro gunawan

16 Juni 2002

Koran Tempo


Posted in coffee corner

Benarkah CINTA sama dengan Burung yang terbang??

Hari ini hari selasa, mau pulang kerumah cuma lagi males, kerjaan numpuk pun malas untuk menyelesaikannya… hehehee

seperti biasa dari pada ga ada yang dikerjakan lebih baik berkutat dengan pikiran..

Aku lagi teringat perkataan seseorang yang cukup tua, diusianya yang renta ia pernah bercerita tentang CiNtA… cinta antara peria dan wanita… cinta antara suami dan istri, cukup mengejutkan dan membuat saya tersentak namun sekaligus membuatku terus berpikir tentang hal itu

Menurutnya percintaan antara peria dan wanita, suami dan istri adalah seperti burung dilangit, sepanjang hari mereka berterbangan hilir mudik ke arah manapun, lalu pada saat senja datang burung peria dan burung wanita hinggap di satu dahan yang sama pada sebuah pohon yang rindang, menghabiskan malam berdua, menikmati detik2 yang berlalu berdua…

Lalu pagi harinya fajar mulai menyingsing kemudian lekas2lah si burung jantan terbang meninggalkan dahan ke arah barat dan si burung betina terbang ke arah timur, entah kemana tujuan mereka, yang pasti saling meninggalkan dan pergi sejauh-jauhnya

Seketika itu saya spontan bertanya, apakah nanti malam mereka akan bertemu kembali dalam satu dahan pohon? dia menjawab dengan senyum, sambil berlalu dia berkata, “apakah mereka akan bertemu kembali? tidak akan ada yang tahu….”

Tinggallah aku yang duduk termenung mendengar jawaban itu…

apa kiranya gerangan maksud dari ini semua? apakah ada maksud tersembunyi didalamnya? atau memang benarkah semua itu?

Ada yang berpendapat, setidaknya pendapat inilah yang paling dapat diterima dalam lubang otak ku yang kecil, yaitu : segala sesuatu tidak ada yang abadi, termasuk cinta seorang peria dan wanita, janganlah kita memikirkan itu sehingga itu menjadi pelekatan bagi kita, semua nya ada saat datang ada saat kembali…

Semoga makna cinta seperti demikian… walaupun sampai dengan saat ini aku masih belum dapat menemukannya sendiri, bahkan hanya untuk sekedar bisa menerima pendapat si orang tua itu…

gimana pendapat teman-teman?


Posted in FILSAFAT, sastra

Kedai kopi&Kopi dalam tahun…

< 5 M
Kopi sudah dikenal di daerah Ethiopia

700-1000
Kopi dikenal pertama kali oleh bangsa Arab sebagai minuman energi (untuk begadang). Penyebaran kopi dimulai saat itu bersamaan dengan penyebaran Islam.
Sumber kopi pertama di Mocha salah satu derah di Yaman.

1000
Ibnu Sina menyelidiki zat kimiawi kopi, dokumennya merupakan dokumen pertama yang diketahui membedah kopi dari ilmu kedokteran dan kesehatan.

1400
Penyebaran kopi dan kedai kopi pesat di jazirah Arab, terutama Mekkah dan Madinah.

1453
Kopi diperkenalkan di Konstantinopel oleh bangsa Turki (kekhalifahan Ottoman). Kedai kopi yang pertama kali tercatat disana bernama Kiva Han, dibuka tahun 1475.

1600
Paus Clement VIII, menegaskan untuk mempertimbangkan bahwa ‘budaya ngopi’ merupakan sebuah bid’ah, ‘budaya luar’ yang dapat mengancam (infidel) dan karena itu berdosa bagi yang meminumnya. Namun kemudian ia mengizinkan jika ‘ngopi’ menjadi bagian (alternative) dari makanan/minuman yang halal dimakan oleh seorang Kristen.

1600
Kopi dibawa dari Mekkah ke jazirah India (Asia kecil) oleh orang yang bernama Baba Budan ketika pulang haji dari Mekkah.

1616
Kopi dibawa dari Mocha (Yaman) ke Belanda.

1645
Kedai kopi pertama dibuka di Venice, Italia.
1650
Kedai kopi pertama dibuka di negeri Kristen (Christendom) tepatnya di Oxford.

1658
Belanda membuka kebun pertama di Ceylon (Srilanka)

1668
Kedai kopi ‘Edward Lloyd’s’ dibuka di London. Dari kedai kopi inilah kemudian Edward membuka perusahaan asuransi paling terkemuka di dunia Lloyd of London Insurance.

1668
Kopi dikenalkan ke Amerika Utara.

1669
Kedai kopi dikenalkan di Paris oleh duta besar Turki kepada raja Louis XIV.

1670
London gandrung kopi. Kedai kopi dibuka di setiap sudut London.

1670
Kopi mulai diperkenalkan di Jerman.

1674
Petisi Perempuan menentang kopi dikeluarkan di London.

1675
Hidangan teh (tea house) mulai dikenalkan di Belanda (semula cuma bir/malt).

1675
Raja Charles II menutup seluruh kedai kopi di London, tuduhan utamanya adalah kedai kopi sebagai tempat pemufakatan makar.

1679
Ahli kimia di Marseilles, Prancis memberikan kesaksian bahwa kopi merusak dan membahayakan kesehatan.

1679
Kedai kopi pertama dibuka di Hamburg, Jerman.

1688
Lebih dari 800 kedai kopi dibuka di daerah Soho (Inggris). Terutama oleh pelarian Kristen Calvinis dari Prancis (Huguenots).

1689
Café khas Perancis pertama dibuka, bernama Café de Procope-walau dengan suasana krisis setelah pengumuman kopi merusak kesehatan.

1696
Kedai kopi pertama bernama The King’s Arms dibuka di New York.

1696
Kopi pertama ditanam di Jawa (dibawa oleh Belanda) dan menjadi tanaman komoditas terpenting di Hindia Belanda.

1706
Kopi Jawa diteliti Belanda di Amterdam.

1714
Kopi Jawa hasil penelitian, oleh Belanda diperkenalkan dan ditanam di Jardin des Plantes oleh raja Louis XIV.

1720
Kedai kopi Florian bertahan buka di Florence.

1723
Gabriel du Clieu membawa biji kopi dari Prancis ke Martinique.

1727
Francisco de Mello membawa biji kopi dari Prancis untuk ditanam di Brazil.

1730
Inggris menanam kopi di Jamaica.

1732
Johann Sebastian Bach membuat komposisi Coffee Cantata, di Leipzig. Kantata ini menggambarkan perjalanan spiritual yang juga sebagai parodi atas ketakutan orang Jerman terhadap pesatnya popularitas kopi di German (bangsa Jerman penggemar bir)

1777
Raja Jerman (Prussia) mengumumkan kritikan dan pelarangan atas kopi, dan mengumumkan bir sebagai minuman nasional Jerman Raya.
1790
Kedai kopi awal khas British menghilang perlahan tergantikan oleh kedai beer (tavern).

1802
Cafe sebagai kata yang menunjukkan tempat mulai diperkenalkan di Inggris (sebelumnya coffee house). Kata ini berasal dari kata Prancis ‘eafé’ dan hampir seakar dengan bahasa Italia ‘caffe’. Café menunjukan sebuah tempat yang merupakan restoran dengan menu utama minuman kopi.

1809
Kopi impor dari Brazil pertama kali masuk pasar Amerika di Salem, Massasuchet.

1822
Prototip dari sebuah mesin kopi espresso dibuat di Prancis.

1839
Kata ‘Cafetaria’ diperkenalkan sebagai kata hibrida dari Meksiko, Spanyol Dan Inggris.

1859
Michael Thonet’s Vienna Café chair No. 14 (bangku kedai kopi khusus diperkenalkan pertama kali sebagai ‘bangku yang cocok digunakan sambil menghirup kopi’.

1868
John Wesley Hyatt memproduksi plastik secara massal.

1869
Cofee leaf rust (jamur kopi) pertama kali diketemukan di Srilanka dan tanaman kopi di Asia.

1870
Menjamur ‘tea shop’ (kedai teh) dan ‘tea room’ (sebelumnya dikenal sebagai tempat pertemuan kaum homoseksual di Inggris).

1873
Kopi dalam kemasan secara massal diperkenalkan pertama kali di Amerika oleh John Arbukle.

1886
Kata restaurant diperkenalkan sebagai ‘tempat makan’.

1882
Dibentuk The New York Coffee Exchange

1894
Lyons Tea Shop pertama kali dibuka di Piccadilly.

1900
259 Lyons Tea Shop dibuka di seantero Inggris.

1904
Mesin espresso dibuat modern oleh Fernando Illy.

1906
Brazil menaikkan harga kopi setelah menciptakan harga (kurs) tetap untuk komoditas kopi.

1909
Lyons Corner House diperkenalkan ke publik Inggris.

1910
Jerman membuat kopi decaf (pengurangan zat caffein pada kopi seminimal mungkin) Dan diperkenalkan ke Amerika dengan nama Dekafa.

1911
Pedagang kopi di Amerika membentuk Asosiasi Kopi Nasional.

1913
Formica (plastik mica) ditemukan di Cincinnati setelah perang dunia pertama, dan memiliki dampak penggunaan yang sangat luas sebagai bahan pengganti kayu. Digunakan mulai dari furniture kantor, rumah, restorant, rumah sakit dan kedai kopi.

1915
Pyrex ditemukan. Pertama kali dipakai sebagai lampu penerangan terutama di perusahaan kereta api sebagai penutup lampu yang tahan panas dan cuaca ataupun benturan fisik. Mulai diperkenalkan sebagai alat dapur, sebagai pengganti kaca. Kedai kopi menggunakan pyrex sebagai gelas tahan panas.

1920
Waldo Simon menemukan polyvinyl chloride-PVC. Pertama dipakai sebagai peralatan mandi, kemudian sebagai bahan interior. Sempat dilarang di Amerika karena ditengarai memiliki dampak bagi kesehatan. Tahun ini juga kedai kopi ‘baru’ booming di Amerika. Sebagai bahan interior Vitrolite (sleek glass) kemudian ditemukan. Berkembang menjadi Art Deco Movement di Amerika Serikat.

1925
Vienna Café chair No. 14 diikutkan dalam pameran L’esprit Nouveau di Perancis oleh Le Corbusier. Sampai tahun 1933 bangku model ini diproduksi lebih dari 50 juta.

1927
Mesin kopi espresso pertama kali diperkenalkan di Amerika. Kedai kopi pertama yang memakai ‘La Pavoni’ di New York. Mesin ini didesain khusus oleh arsitek ternama Italia Gio Ponti.

1928
Federasi Kopi Kolumbia dibentuk.

1930-1944
Brazil memusnahkan 78 juta kantong kopi untuk menstabilkan harga.

1933
Bar Sandwich pertama kali diperkenalkan di London, bernama ‘Sandy’s’.

1935
Bar susu (milk bar) pertama dibuka oleh seorang Australia bernama Hugh D. McIntosh di Fleet Street (Inggris). Dalam waktu satu tahun 420 bar sejenis menjamur di seluruh Inggris.

1938
Cremonesi membuat pompa piston yang dapat menyemprotkan air panas dengan keepatan tinggi untuk menyeduh kopi.

1938
Nestle menemukan kopi instan di Brazil, Nestle sampai saat ini merupakan penghasil kopi instan terbesar di dunia.

1939-1945
Pasukan Amerika membawa kopi instan dalam perang dan memperkenalkannya ke seluruh dunia.

1942
Kopi menjadi menjadi barang yang disimpan secara sembunyi-sembunyi. Di Inggris pada masa ini kopi dijatah pada jumlah tertentu.

1946
Pabrik Gaggia memproduksi mesin Capucinno secara komersial untuk pertama kali. Kata Capucinno berasal dari warna jubah pendeta Capucin (aliran Francisian-1529).

1947
House Beautiful memiliki aneka warna untuk produk alat dapur/makan. Earl S Tupper, polyethylene dikenal Tupperware.

1948
Achille Gaggia menemukan mesin kopi espresso secara massal di Milan.

1951
Festival of Britain memperkenalkan seni kontemporer. Masyarakat diperkenalkan oleh temuan-temuan alat-alat dapur, bahan interior, furniture yang terbuat dari berbagai macam plastik.

1952
Lokasi festival of Britain dihancurkan.

1952
Mesin Gaggia diimpor ke Inggris. Di tahun ini kedai kopi setelah perang dunia kedua untuk pertama kali dibuka di London di bulan Juli.

1953
Bar Espresso menyebar di seluruh Soho. Yang pertama kali adalah Mocha di jalan 29 Frith Street.

1953
Wimpy (roti isi seperti sandwich) disuguhkan pertama kali di Wimbledon.

1954
Pembatasan kepemilikan sejumlah komoditi seperti kopi berakhir dengan berakhirnya masa transisi perang dunia kedua. Seiring dengan itu plastik diproduksi secara besar-besaran.

1956
Penemuan melamin. Raymon Loewy mendesain melamin untuk peralatan makan pada perusahaan Lucent Co Publication of Collins Wilson.

1957
Catherine Uttley mendaftar ada 200 bar kopi di London. Mulai banyak yang bar kopi yang memakai plastik mulai dari peralatan dapur, makan, lantai sampai furnitur.

1958
Coke dengan botol plastik diperkenalkan.

1959
Terjadi malaisme (kelesuan) ekonomi di Inggris, banyak terjadi pengangguran.

1960
Bar kopi tercatat bertambah dua kali lipat dari 1,000 menjadi 2,000 di seluruh Inggris, terbanyak di London, sekitar 500 buah.

1962
Puncak dari konsumsi kopi per kapita di Amerika, 3 cangkir per orang per hari.

1962
Perjanjian Internasional mengenai perdagangan kopi dibuat, tujuannya mengontrol harga.

1964
Bar kopi sekarat di Inggris, tergantikan oleh restoran dengan berbagai hidangan.

1965
460 gerai jaringan cepat saji Wimpy café tersebar di Inggris. 8 gerai di ruas jalan Oxford.

1969
Gerai Wimpy mulai mengalami penurunan.

awal 1970
Mokha café tutup setelah dikomplain sinis oleh penulis Amerika William S Burrough.

1971
Gerai Stabuck pertama dibuka di Seattle.

1973
Fair Trade Coffee pertama kali diimpor ke Eropa dari Guetemala.

1975
Brazil menderita karena gagal panen, harga kopi dunai meroket.

1989
Perjanjian Kopi Internasional gagal menstabilkan harga. Dalam sejarah perdagangan kopi turun ke tingkat yang paling rendah.

1990-an
Beberapa kedai kopi tutup karena penataan ruang (redevelopment) di Inggris.

1990-an
Diperkenalkan organic coffee yang menjadi primadona di pasar kopi dunia.

1998
Starbuck mencapai 2.000 gerai di Amerika saja. Di seluruh dunia 5.715 gerai. Sedangkan di Indonesia telah dibuka sebanyak 11 gerai. Starbuck memposisikan diri sebagai kedai kopi dengan jaringan terbesar di seluruh dunia.

[by : widhy sinau, dari berbagai sumber]


Posted in coffee corner

Si Dungu Kira tidak dungu

si dungu awalnya bukanlah dungu sampai akhirnya si dungu benar-benar menjadi dungu setidaknya begitulah yang teman-temannya katakan.

si dungu menjadi benar-benar dungu ketika ia jatuh dalam semangat badaniah si dungu menjadi berlipat-lipat dungunya ketika ia tidak dapat berpikir bening setelahnya

si dungu kini hanya bisa mengutuki kedunguannya…. sambil berharap dungunya berubah menjadi sinar biru…

apakah harapan si dungu itu benar-benar dungu?


Posted in sastra

MaNuSiA SuPeR

lelah rasanya aku berjalan

berjalan dari sisi paling kanan hidupku

menuju paling kiri

tak tau apa yang harus dicari

namun aku ini Manusia super

aku tidak boleh Lelah

aku harus Menemukan

aku tidak peduli walaupun kiriku tidak
berujung

hai… Kau jangan hanya tersenyum…

hai… Kau bukankah ini ulah mu dengan
membuat aku super?

hai… jangan salahkan aku kalau suatu
saat aku muak pada MU

karena sejujurnya aku sudah mulai lelah
dengan semua ironi ini, ironi dari Mu…

Haruskah aku kembali, kembali ke kanan
terbuai dengan kesuperan aku yang Kau
berikan?


Posted in FILSAFAT, sastra

??HAKRANEB

Benarkah??
Ku berpikir Kau sangat sempurna

Ku berpikir Kau yang ter…
Ku berpikir Kau yang maha…
tanpa cacat dan cela tapi sayang…
kenapa Kau ciptakan aku
kenapa Kau ciptakan pikiran dalam kepala ku
sehingga pisau itu menusuk Mu sendiri…
apakah ini jebakan.. atau…
inikah ketidak sempurnaan yang tak sengaja…
sampai kapan harus mencari


Posted in sastra

HUKUM PERNIKAHAN di INDONESIA-ku

HUKUM PERKAWINAN INDONESIA-ku
UU no 1 th 74 benar2 produk politik dan bukanlah produk hukum yang harusnya dapat menaungi seluruh masyarakat indo yang plural.


banyak ketidak konsekuenan di dalamnya, misal :
1. negara kita bukanlah negara agama, mengapa uu tersebut malah jelas2 menyaratkan agama sebagai panglima.

2. dalam uu negara memberikan kebebasan pada masing2 agama (agama sebagai acuan sahnya perkawinan) ini sudah sesuai dengan negara yang mengakui 5 agama. tapi hal ini tidak konsekuen jika kita melihat bahwa selain syarat agama, tapi juga harus di catatkan.

3. asas yang digunakan dalam uu tersebut justru melemahkan agama2 tertentu, terutama yang minoritas.

4. apakah agama bukan lagi menjadi hak asasi manusia? jika iya lalu mengapa yang berbeda agama tidak bisa menikah (saya tidak tahu apakah ini merupakan hukum agama yang diadop dan dikukuhkan lebih jauh oleh uu tersebut atau malah agama yang mengambil kesempatan itu)

5. kalo negara mengakui 5 agama, dan menyerahkan perkawinan pada agama masing2, maka ini lebih tidak konsekuen lagi dengan mencantumkan peraturan tentang perceraian dalam uu tersebut, karena kita tahu di agama2 tertentu tidak dibenarkan adanya perceraian..dll

wah kacau banget ya uu tersebut… (menurut saya loh)


Posted in HUKUM

Aku China / Tionghoa / Cina?

jakartaheritagejakartaphotobyiwankurniawan.jpg
Untuk sebagian orang istilah / penamaan tidaklah penting mungkin, sama halnya Mr Kwek K. G., apa arti sebuah nama, begitu kira2 yang pernah dikatakannya, namun penyebutan / penamaan bagi sebuah kelompok apalagi suku/etnis maka nama akanlah menjadi penting.
Penting karena dibalik nama itu akan menyimpan sejuta makna, penggambaran, penghormatan atau setidaknya sebagai alat untuk pembentukan image/presepsi yang menggambarkan orang-orang / manusia-manusia yang ada di dalamnyaDemikian halnya dengan istilah Tionghoa, sejarah mencatat bahwa mula-mula kata Tionghoa di dengungkan oleh dr. Sun Yat-Sen pada tahun 1911, dengan maksud untuk melepaskan diri sebagai bangsa merdeka yang lepas dari sistem kerajaan yang korup.

Penggunaan istilah tionghoa dan china di Indonesia berawal dari persoalan internasional kala itu, yaitu protesnya bangsa China (RRC) karena tidak mau disebut China di dunia internasional.
hal ini rupanya juga terjadi bagi orang-orang yang terlahir sipit di indonesia, yang pada saat sebelum ORBA disebut Tionghoa, maka oleh ORBA diberi sebutan “CINA” (nuansa polotisasi dan penghinaan yang cukup kental pada saat itu – mengingat pristiwa G30S PKI).

Bagi saya tidaklah terlalu penting penyebutan oleh bangsa Indonesia secara pergaulan internasional kepada bangsa China, yang terpenting buat saya pemerintah Indonesia/bangsa Indonesia pada umumnya harus bisa membedakan manakala mereka menyebut negara China atau menyebut rakyatnya yang kebetulan bermata sipit itu.

Namun penyebutan China / cina sekalipun bagi bangsa Indonesia yang kebetulan terlahir berkulit agak kuning bukanlah hal yang bijak mengingat latar belakang sejarah nasional (ORBA) maupun Internasional, karena secara logika bagaimana mungkin di dalam suatu bangsa Indonesia terdapat warga negara yang disebut dengan kebangsaan lain selain indonesia (dibaca China)??
maka dilihat dari alasan diatas, maka saya berpendapat akan lebih memungkinkan untuk menyebut Orang Indonesia yang kebetulan bermata sipit dan berkulit kuning itu dengan istilah Tionghoa Indonesia….

bagaimana pendapat yang lain??


Posted in sastra
Halaman Berikutnya »

    RUPA-RUPA

    ERRY C. LOEKSONO

    loeksono day

    Februari 2007
    S S R K J S M
        Mar »
     1234
    567891011
    12131415161718
    19202122232425
    262728  

    Blog Stats

    • 7,210 hits