Teman-teman siapa yang sudah menonton film DIE HARD 4? wah pastinya banyak yah? Seru, menegangkan dan cool tentunya itu yang muncul di mulut kita setelah melihatnya, hahahaa tapi ga sedikit yang merasa ngeri dan terancam, sedikit berandai-andai dengan tindakan teroris yang digambarkan dalam film itu, membajak dan mmbuat semua kegiatan public di negara paman sam itu kacau balau.. bagaimana jadinya jika teroris tersebut terjadi di Indonesia ini, negri tercinta kita wih bisa dibayangkan serem. Seperti yang terjadi dalam film itu dimana saat terjadi kekacauan lalu lintas yang sangat luar biasa karena lampu lalu lintas yang rusak, pembajakan saluran televisi dan saran publik lainnya, listrik di seluruh negri dimatikan dsbnya.
Saya rasa ga cuma kita yang watir kalo itu terjadi di negara kita, negara lain pun sangat ketakutan dengan hal2 seperti itu.
tapi menrut teman ku ada kabar gembira buat Indonesia,
apakah itu?
bahwa hal2 seperti itu ga akan membuat bangsa Indonesia takut,
loh mengapa bisa begitu?
yah karena seandainya terjadipun maka org Indonesia ga perlu watir dan merasa terancam dengan aksi teror seperti itu, coba bayangkan,
1. bukannya udah biasa tuh lampu merah di jalanan sekitar kita mati/rusak berhari-hari? bahkan ga rusakpun kita tidak terlalu pedulikan?
2. mati listrik bukanlah hal yang menjadi tragedi buat bangsa kita, bayangkan saja kita sering sekali kan mati lampu, tanpa sebab atau alasan atau ga jarang juga yang tanpa pemberitahuan? jad benarkan kita ga takut?
3. lalu kalo di US org takut tidak bisa kontak 911 nya karena salurannya dibajak, maka di Indonesia ga akan jadi problem, karena tanpa dibajakpun telpon layanan publik kita ga jarang tidak digunakan efektif? bahkan kadang dilayani dengan asal-asalan..
4. dsbnya
(hahhaaa kali ini teman-teman sudah mulai sedikit mengerti bukan, dan saya rasa anda mulai tersenyum dengan kondisi Indonesia kita bukan? hehehehe)
nah dengan alasan2 diatas saja saya rasa sudah cukup membuat para teroris berpikir dua kali melakukan aksi teror seperti di film Die hard 4 bukan? seandainya nih kalo ternyata teroris masih mau mencoba melakukan hal2 tersebut maka, teroris akan merasa lebih frustasi lagi karena pada saat meminta tebusan kenegara (Presiden) maka akan dijawab dan direspon lama karena Presiden akan berkonsultasi dulu dengan DPR (jangan sampai nanti putusan beliau akan di interplasi karena bertindak ceroboh) kebayangkan teroris akan nunggu lama untuk itu.
(hahahaa, saya rasa anda mulai benar-benar tertawa kali ini)
nah seandainya lagi sang teroris org sabar yang menunggu, dan akhirnya dia akan mendapat uang tebusan dari negara, maka ia akan benar2 shiok.. karena bisa saja tebusannya itu akan dimintakan pembayaran bertahap alias dihutang (taukan kebiasaan pinjaman negara, hehehe), belum lagi teroris akan harus membagi / menyediakan sejumlah uang dari hasil terornya untuk mebagi pada oknum2 pejabat korup berperut buncit agar uang tebusan tersebut bisa lebih cepat cair… (taukan di sini gituloh, ktp aja bayar…)
Setelah uang teroris tersebut diperoleh (setelah potong sana potong sini) kini tiba gilirannya si teror akan kerepotan karena didatengi oleh oknum pejabat kantor pajak dan dikenakan biaya siluman pajak yang jumlahnya cukup bikin serangan jantung teroris kumat.
(wah-wah hahahahhaaa kali ini aku benar-benar tertawa ga tahan menceritakannya)
Kini teman-teman sudah taukan mengapa di Indonesia teroris seperti dalam film die hard4 tidak mungkin ada… alias si teroris akan berpikir beribu-ribu kali, mungkin gini kali yang digumamkan “gile udah neror susah dan resiko tinggi, dapetnya ga seberapa belom pusing ma yang gitu-gitu… udah ah ogut males” hahhahahahhaaaaaaaaa
So amankan di Indonesia?
Pesan Moral : apakah separah itu bangsa kita? siapa yang masih peduli untuk Indonesia?
ok banget! TOP, keren…gue suka dg cara lu nulis, ketika lu memasukan unsur-unsur humor dalam suatu kisah yang sebenarnya mencekam…hal itu tentunya akan lebih mengena daripada elu terus menerus memasukan unsur FEAR dalam tulisan lu (percaya deh di psikologi ada teorinya kok..haha) tapi kenapa ya di hampir semua tulisan lu, ada kesan yang gue tangkap bahwa elu meremehkan bagsa kita?? ada alasan nya?
Komentar oleh DayDreamer — Oktober 25, 2007 @ 5:13 pm
Fimnya nonton 2 kali. Seperti biasa, Hollywood selalu saja menjagokan Amerika. Bahkan ketika di Vietam pun mereka keok, masih saja ada Rambo yg bisa ngobrak-abrik Vietkong. Satu hal yang meurut saya perlu kita ingat adalah “di INDONESIA ADA TERORIS” yang main bom udah pada diketahui but yang main kucing-kucingan dan menari-nari di atas penderitaan rakyat,itulah teroris laten yang sebenarya kasat mata. hanya saja teroris model ini biasanya beroperasi dengan bersilat lidah, main fitnah dan yg terakhir main massa. Orang-orang kita juga kok. So, di Indonesia MASIH ADA TERORIS!!
Komentar oleh gunawanbayu — April 3, 2008 @ 9:05 am